Tuesday, June 3, 2014

KrisEnergy Akuisisi Blok Tanjung Aru



Jakarta, GEO ENERGI - KrisEnergy, perusahaan minyak dan gas bumi dari Singapura secara resmi telah mengakuisisi Blok Tanjung Aru, Selat Makassar. Keputusan tersebut membuat KrisEnergy berhak atas mayoritas saham Blok Tanjung Aru karena mereka telah membiayai kegiatan biaya operasi selama eksplorasi tiga dimensi (3D).
Tanya Pang, Juru bicara KrisEnergy, menjelaskan transfer 42% saham milik Neon Energy di Blok Tanjung Aru itu sudah efektif pada tanggal pemberitahuan pengunduran diri Neon Energy dari partnership di blok itu, yakni pada 5 Mei 2014 lalu. "Transfer kepemilikan saham itu sudah efektif," kata dia seperti dilansir Kontan, Kamis (8/5).


Dengan transfer saham itu, Tanya menyatakan, total Saham KrisEnergy menjadi 85%, sedangkan sisanya 15% tetap dimiliki oleh Natuna Ventures Pte Ltd. Sebelumnya, Kris-Energy memiliki 43% saham di Blok Tanjung Aru, Neon Energy memiliki 42% saham, dan sisanya 15% saham milik Natuna Ventures.


Menurut Tanya, pengambilalihan saham milik Neon Energy di Blok Tanjung Aru ini terjadi karena gagalnya Neon Energy membayar tagihan atau cash call yang diajukan oleh KrisEnergy senilai US$ 1 juta, termasuk bunga sebesar tingkat suku bunga antarbank London (LIBOR) plus 3%.


Dana sebesar, kata Tanya, merupakan bagian biaya yang harus ditanggung Neon Energy untuk survei seismik tiga dimensi (3D) yang dituntaskan KrisEnergy di Blok Tanjung Aru pada April 2014 lalu berdasarkan joint operating agreement.




"Semua biaya awalnya kami yang menanggung," ungkap dia. Dari hasil eksplorasi yang dilakukan KrisEnergy, pihaknya sudah menemukan potensi gas di sana. (ktn)

- See more at: http://www.geoenergi.co/read/oil/1944/krisenergy-akuisisi-blok-tanjung-aru/#sthash.yhQOhjIC.dpuf

No comments:

Post a Comment