Monday, March 12, 2012

Api Menyembur di Bekas Galian Batu Bata

POLEWALI--Sebuah fenomena alam berupa semburan api dari dalam tanah, terjadi di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Polman. Api yang menyembur dari beberapa lubang dalam areal bekas lokasi batu bata, berlangsung sejak beberapa hari lalu, dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk memasak. Pemilik lokasi, Rasimin mengisahkan, awalnya terdapat sepuluh titik yang secara terus-menerus menyemburkan gas dan bunga api dalam areal yang sebelumnya ditempati membuat batu bata. Saat sering hujan, titik semburan berkurang hingga saat ini tersisa tiga titik yang tetap mengeluarkan semburan disertai bau menyengat, mirip bau belerang."Awalnya ada sepuluh titik yang mengeluarkan semburan, baunya mirip bau belerang. Setelah sering turun hujan, jumlahnya terus berkurang, "tuturnya, Rabu 29 Februari. Sejak peristiwa tersebut, warga setempat berdatangan dan memanfaatkan semburan gas yang disertai api untuk kebutuhan memasak. Mereka, menyebutnya sebagai berkah. Beberapa ibu rumah tangga, mengatakan cukup terbantu sejak munculnya semburan di lokasi milik Rasmin, karena minyak tanah sangat sulit diperoleh sejak program konversi minyak tanah ke gas elpiji. Rasimin menjelaskan, bahwa areal bekas galian tanah untuk penbuatan batu bata telah ditutup dengan sampah organik, lalu ditimbun dengan tanah pasir sampai satu meter. Entah mengapa, katanya, tiba-tiba muncul semburan gas yang menyengat dan menghasilkan bunga api. (fnn)

No comments:

Post a Comment