Wednesday, March 14, 2012

Produksi Gas Sebuku Dijual ke Pupuk Kaltim

Jumat, 09 Maret 2012 06:58 WITA | Sulbar

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan, hasil produksi gas pada Block Sebuku yang diekploitasi perusahaan Pear Oil akan dijual ke PT Pupuk Kalimantan Timur. "Pearl Oil sudah berhasil menemukan gas pada Block Sebuku yang ada di pulau Laria-Lariang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar.

Hasil eksploitasi gas ini 100 persen akan dipasarkan ke PT Pupuk Kaltim,"kata kepala Dinas Pertambangan Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sulbar, Ir.Agus Salim Tamaodjoe di Mamuju, Kamis. Menurutnya, perusahaan migas Pear Oil ini merupakan perusahaan asal negara Uni Emirat Arab dan akan mulai mendapatkan hasil paling cepat 2012 dan paling lambat 2013. "Perusahaan ini berhasil menemukan gas. Sekarang ini tinggal sedot gas dari perut bumi untuk dijual ke PT Pupuk Kaltim melalui jalur pipa Bontang Exsport Manifold,"katanya. Ia mengatakan, potensi gas pada Block Sebuku cukup banyak sehingga kelak akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di daerah. "Hasil produksi gas ini tentu akan memberikan dampak bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) terlebih untuk Kabupaten Majene dan Pemprov Sulbar. Kabupaten lain pun akan kebagian tetapi jumlahnya tidak sama dengan penghasilan Majene selaku pemilik wilayah,"tutur Agus. Ia mengatakan, pulau Lari-Larian ini menjadi lahan perebutan dengan pemerintah Kalimantan Selatan. "Pemprov Kalsel tetap berupaya merebut pulau potensi gas ini.

Namun, masyarakat Sulbar tentu tidak akan membiarkan daerah ini jatuh ke tangan daerah luar karena pulau Lari-larian resmi menjadi wilayah Sulbar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh Mendagri,"ungkap dia. Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulbar Harry Warga Negara, mengatakan, ketika Pearl Oil perusahaan migas dari Uni Emirat Arab telah melakukan eksploitasi di Blok Sebuku dan berhasil, sekitar 30 persen produksinya akan diberikan ke Sulbar. Ia mengatakan, Pearl Oil akan melakukan eksploitasi di Blok Sebuku yang terletak di perairan Sulawesi dan masuk dalam wilayah perairan Sulbar pada 2013.

Menurut dia, dari 30 persen produksi Pearl Oil yang akan diberikan ke Provinsi Sulbar, sekitar 12 persen dari bagi hasil migas untuk Sulbar itu, akan diberikan kepada kabupaten penghasil yakni Kabupaten Majene. Sementara itu, kata dia, pemerintah Sulbar akan mendapatkan sekitar 6 persen dan seluruh kabupaten lain di Sulbar juga akan mendapatkan 12 persen dibagi secara merata. "Bagi hasil migas untuk Sulbar sekitar 30 persen dari gas Blok Sebuku itu diatur dalam Undang Undang Nomor 33 tahun 2009, dan akan dimanfaatkan meningkatkan pembangunan daerah," katanya. Vice President Government Relations Business Support Pearl Oil Taufik Rahardjo di Mamuju, mengatakan, Pearl Oil akan melakukan eksploitasi migas di Blok Sebuku pada awal 2013, setelah melakukan eksplorasi migas di Blok Sebuku sejak 2005.

Ia mengatakan, eksplorasi gas yang dilakukan Pearl Oil di Blok Sebuku yang kini disengketakan antara pemerintah Sulbar dan Kalimantan Selatan (Kalsel) telah berakhir pada 2008. Namun, kata dia, karena banyak prosedur yang harus dilengkapi oleh Pearl Oil, eksploitasi gas baru dapat dilaksanakan pada 2013. "Banyak prosedur yang harus dilengkapi sehingga eksploitasi gas terlambat dilaksanakan di antaranya proses tender, perizinan, pengadaan instalasi dan berbagai fasilitas, sehingga eksploitasi baru dapat dilaksanakan tahun depan," katanya. (T.KR-ACO/S006) COPYRIGHT © 2012 http://makassar.antaranews.com/berita/37082/produksi-gas-sebuku-dijual-ke-pupuk-kaltim

No comments:

Post a Comment