Wednesday, January 4, 2012

Bupati Matra Ajak Investor Masuk Wilayahnya

Selasa, 12 Oktober 2010 00:06 WITA | Sulbar

Mamuju (ANTARA News) - Bupati Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat mengajak investor masuk kewilayahnya untuk mengelola sumber daya alam (SDA). "Silahkan masuk ke wilayah kami untuk berinvestasi pemerintah di Matra saat ini butuh investor untuk mempercepat pembangunannya," katan Bupati Kabupaten Matra, Agus Ambo Djiwa, di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, Matra memiliki sejumlah potensi sumber daya alam yang siap dikelola di sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan tambang. "Matra adalah daerah penghasil sawit terbesar di Pulau Sulawesi dengan produksi, dengan produksi sekitar, 109.570 ton dan luas areal pengelolaan kelapa sawit seluas 29.982 hektare, itu salah satu modal utama untuk membangun perekonomian Matra kedepan," kata mantan Wakil Bupati Matra Periode 2005-2010 ini.



 Menurut dia, Kabupaten Matra akan terus berkembang dengan akan dikelolanya sejumlah blok migas di Matra oleh perusahaan asing seperti Exxon Mobile yang mengelola Blok Migas dan PT Tately NV yang mengelola Migas di perairan Kabupaten Matra. " Matra akan semakin berkembang ketika eksplorasi migas diperairan Matra berhasil maka ekonomi Matra akan melambung, sehingga investor yang masuk akan mudah melakukan pemetaan SDA yang akan dikelola, karena situasi ekonomi yang berkembang mendukung meningkatnya investasi di segala bidang," katanya.



 Ia mengatakan, pemerintah di Matra akan menyiapkan regulasi yang mempermudah masuknya investor yang akan menanamkan investasi baik dari luar maupun dari dalam negeri. "Selain itu akan memberikan jaminan keamanan bagi investor untuk melakukan investasi di segala bidang, serta membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang akan dilalui investor menggerakkan roda ekonominya," kata Agus yang baru menjabat sebagai Bupati selama lima hari ini. (T.KR-MFH/F003) COPYRIGHT © 2010 http://www.antara-sulawesiselatan.com/berita/20323/bupati-matra-ajak-investor-masuk-wilayahnya

No comments:

Post a Comment