Wednesday, January 4, 2012

Iklim Investasi ke Sulbar Makin Membaik

Senin, 20 September 2010 05:13 WITA | Ekonomi

Mamuju (ANTARA News) - Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulawesi Barat, Harry Warganegara, menilai iklim investasi yang masuk ke Sulbar makin membaik. "Dalam beberapa bulan terakhir ini, berbagai investor asing berminat guna melakukan investasi di Sulbar," kata Harri Warganegara di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, banyaknya minat investor tersebut sebagai indikator bahwa iklim investasi di daerah ini semakin membaik, apalagi dengan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karama, membuat para pemodal asing berlomba-lomba untuk mengejar proyek ini.

Bukan hanya PLTA Karama yang diincar oleh para investor asing, kata dia, akan tetapi sejumlah potensi Sumber Daya Alam (SDA) di provinsi terbungnsu ini juga dilirik oleh mereka (investor.red) untuk menanamkan modalnya di daerah ini. "Potensi alam yang banyak dilirik oleh investor ini seperti potensi tambang emas di wilayah Kecamatan Kalumpang, tambang batubara di kecamatan Bonehau, tambang biji besi di Kecamatan Karossa maupun potensi migas," kata dia. Ia mengemukakan, potensi tambang migas di Sulbar yang saat ini berjumlah tujuh blok migas yang saat ini sementara dalam tahap eksplorasi diantaranya block Suremana oleh PT.Exxon Mobil Indonesia, block Mandar dikerjakan PT.Exxon Mobil Indonesia, block Pasangkayu oleh PT.Marathon Indonesia.

Kemudian kata dia, potensi migas lainnya yang telah dilirik investor yakni block Kuma oleh PT.CHonoco-Phillips Ina, block Budong-Budong ditangani PT.Tately N.VTGS-Novec Gema, block Karama dikerjakan PT.StatOil - Pertamina, block Karama oleh Pearl Oil, block Malunda PTT. Exploration and Production dan block South Mandar yang dikerjakan PTT. Exploration and Production. Harry yang juga ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulbar ini mengungkapkan, potensi alam Sulbar sangat melimpah ruah yang masih membutuhkan penanganan oleh investor seperti tambang Batubara yang terdapat di Mamuju , Kec. Kalumpang, Bonehau, Sampaga, Tappalang dan di Kabupaten Majene, Kec. Tammerodo, Kab. Mamuju Utara, Baras, Sarudu dengan kandungan sekira 232.142.102 Ton. "Kita juga memiliki potensi bijih besi di beberapa daerah yakni di Karossa, Kalumpang, Tapango, Matakali, Anreapi, Matangga dengan jumlah kandungan sekira 498.392 Ton," paparnya.

Jika potensi alam ini tergarap maksimal, ungkapnya, maka cepat atau lambat provinsi terbungsu ini mampu mengejar provinsi daerah lain yang telah maju dan mapan. "Saya rasa Sulbar mampu berkembang lebih cepat apabila kekayaan alam yang dimiliki ini telah tertangani dengan sempurna," pungkasnya. (T.KR-ACO/S006) COPYRIGHT © 2010 http://www.antara-sulawesiselatan.com/berita/19442/iklim-investasi-ke-sulbar-makin-membaik

No comments:

Post a Comment