Wednesday, January 4, 2012

Polri Diminta Tingkatkan Keamanan Sulbar Dukung Investasi

Sabtu, 04 Desember 2010 03:52 WITA | Sulbar

Mamuju (ANTARA News) - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Arsyad Hafid meminta aparat kepolisian untuk terus meningkatkan situasi keamanan di wilayah itu menyusul semakin membaiknya iklim investasi di provinsi itu. "Polres Mamuju sebagai ujung tombak dari Polri harus bekerja keras untuk terus menciptakan dan mempertahankan keamanan di Sulbar agar lebih kondusif," kata Sekda Provinsi Sulbar Arsyad Hafid di Mamuju, Jumat (3/12).

Dia mengatakan, itu dalam acara forum pemantauan dan pengendalian inflasi di Sulbar, yang diikuti sejumlah pihak perbankan yang ada di wilayah itu. Ia mengatakan, keamanan di Sulbar saat ini sudah sangat baik kondisi itu harus dipertahankan melalui kerja keras Polri, agar situasi keamanan yang kondusif tersebut dapat mendorong masuknya investasi ke daerah ini. Selain Polri ia juga meminta seluruh elemen masyarakat didaerah ini agar tetap menjaga situasi keamanan, karena dengan keamanan yang kondusif investasi akan berjalan lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ini untuk semakin meningkat. "Pihak perbankan juga harus berperan dalam meningkatkan iklim investasi didaerah ini dengan berperan dalam mengendalikan kondisi harga agar tetap stabil yang bisa membuat investor betah berinvestasi di daerah ini,"katanya.

Menurut dia, iklim investasi di Sulbar semakin membaik karena sejumlah investor telah berlomba-lomba berniat menanamkan investasinya di Sulbar seperti yang dilakukan perusahaan milik mantan Presiden Jusuf Kalla PT Bukaka Group yang akan membangun PLTA Karama di Kabupaten Mamuju. Selain itu, kata dia, investor dari negara China juga ingin membantu pembangunan PLTA Karama di Kabupaten Mamuju tersebut serta membangun jalan sepanjang 102 kilometer yang disebut Multi Mode Access Road dari Kecamatan Tapalang menuju Kota Mamuju. Ia mengatakan, investasi lainnya yang akan berjalan di Sulbar antara lain investasi untuk mengelola potensi tambang migas di tujuh blok migas yang ada di Sulbar. Sementara dalam tahap eksplorasi di antaranya block Suremana oleh PT Exxon Mobil Indonesia, block Mandar dikerjakan PT Exxon Mobil Indonesia, block Pasangkayu oleh PT Marathon Indonesia. Kemudian kata dia, potensi migas lainnya yang telah dilirik investor yakni block Kuma oleh PT CHonoco-Phillips Ina, block Budong-Budong ditangani PT Tately N.VTGS-Novec Gema, block Karama dikerjakan PT.StatOil-Pertamina, block Karama oleh Pearl Oil, block Malunda PTT Exploration and Production dan block South Mandar yang dikerjakan PTT Exploration and Production. Menurut dia, investasi tersebut harus dijaga karena jangan sampai gagal dengan meningkatkan situasi keamanan agar lebih kondusif, agar pertumbuhan ekonomi Sulbar sekitar 15,1 persen yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dari seluruh wilayah di Indonesia dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan mengandalkan investasi. (T.KR-MFH/A041) COPYRIGHT © 2010 http://www.antara-sulawesiselatan.com/berita/22407/polri-diminta-tingkatkan-keamanan-sulbar-dukung-investasi

No comments:

Post a Comment