Monday, November 5, 2012

Cadangan Minyak Masih 11 Juta Barrel







TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyatakan untuk saat ini masih tersedia stok minyak mentah sebesar 11 juta barrel. Dengan stok sebesar itu, BP Migas bisa melifting sampai 5 juta barrel.

Namun dengan angka tersebut, Kepala BP Migas R. Priyono mengatakan pihaknya tak perlu langsung melifting stok yang ada. Pasalnya BP Migas masih memperhitungkan apakah target penerimaan dari lifting minyak mentah hingga akhir tahun 2012 bisa tercapai.

"Masih menjadi pertimbangan bersama apakah stock tersebut perlu dilifting, mengingat target pencapaian penerimaan APBN dari sektor hulu migas tahun 2012 akan tercapai,"ungkap R Priyono di gedung DPR, Komisi VII, Rabu (17/10/2012).

Pada akhir tahun, R Priyono berharap penerimaan negara mencapai sekitar USD 34,5 miliar, atau 103 persen dari target APBNP. Sampai dengan September 2012, realisasi penerimaan negara sudah mencapai USD 27,1 milyar atau 81persen dari target APBN P sebesar USD33,5 milyar. "Realisasi penerimaan negara memang memperlihatkan trend positif,"ungkap R Priyono.

R Priyono mengungkapkan, pencapaian ini tidak terlepas dari beberapa usaha yang dilakukan BPMIGAS, antara lain melalui usaha untuk memaksimalkan harga LNG di pasar spot dan peningkatan harga gas di dalam negeri yang masih terlalu rendah. (*)

No comments:

Post a Comment